Medan – FKM USU: FKM USU menyelenggarakan Sosialisasi Program Magang Mandiri Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada Kamis (25/6/2026) melalui Zoom Meeting, yang dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian, ketua program studi, dosen, mitra fakultas serta mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan, persyaratan, rekognisi mata kuliah, dan manfaat program magang sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta kesiapan kerja mahasiswa. Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian FKM USU, Sri Rahayu Sanusi, S.K.M., M.Kes., Ph.D., menjelaskan bahwa Magang Mandiri MBKM dilaksanakan selama satu semester dengan beban hingga 20 SKS dan minimal 900 jam kerja efektif di mitra, serta dapat dilakukan pada berbagai bidang keilmuan kesehatan masyarakat dan gizi. Selain itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Medan, Boy Tobing, menyampaikan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi peserta magang melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Dr. Ir. Evi Naria, M.Kes., juga memaparkan mekanisme rekognisi mata kuliah, kewajiban penyusunan proposal, serta sistem bimbingan dan pelaporan selama magang. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi yang membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan program, mulai dari konversi SKS, persyaratan administrasi, hingga luaran yang harus dihasilkan mahasiswa. Melalui sosialisasi ini, FKM USU berharap mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti program Magang Mandiri MBKM sehingga mampu memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif, memperkuat kompetensi profesional, dan meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.


