Medan – FKM USU: FKM USU menyelenggarakan kegiatan Presentasi Hasil Project-Based Learning Pencemaran Lingkungan mahasiswa Program S1 Kesehatan Masyarakat pada Senin, 8 Juni 2026 di Sanggar FKM USU. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis proyek yang mendorong mahasiswa untuk mampu memahami permasalahan pencemaran lingkungan sekaligus merancang solusi inovatif dalam bentuk prototipe. Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Ir. Evi Naria, M.Kes. selaku Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat FKM USU. Dosen pengampu yang hadir dalam kegiatan ini yaitu Winni R.E. Tumanggor, S.K.M., M.P.H.; Dr. Ir. Evi Naria, M.Kes.; Dr. dr. Taufik Ashar, M.K.M.; serta Prof. Dra. Nurmaini, M.K.M., Ph.D. Setiap kelompok menampilkan inovasi yang dikembangkan berdasarkan isu lingkungan, seperti pengolahan limbah cair, pengurangan pencemar udara, serta pengelolaan sampah organik agar memiliki nilai guna. Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pameran dan presentasi hasil inovasi. Sebanyak 14 kelompok mengikuti penilaian oleh dosen pengampu hingga terpilih tiga inovasi terbaik, yaitu Juara 1 Inovasi EL-FILTRA, Juara 2 Eco Easter, dan Juara 3 Brifier. Inovasi EL-FILTRA merupakan prototipe filtrasi limbah cair laundry yang dirancang untuk membantu menurunkan kadar pencemar sebelum air limbah dibuang ke lingkungan. Eco Easter mengangkat konsep pengolahan sampah organik menjadi air lindi bernilai guna, sedangkan Brifier merupakan inovasi air purifier berbasis briket dari limbah bonggol jagung sebagai upaya menciptakan udara yang lebih bersih. Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3 (Good Health and Well-being) yang tercermin dari fokus inovasi mahasiswa dalam mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.