Medan - FKM USU: FKM USU dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Sedunia berkolaborasi dengan DPD Perhimpunan Cendikiawan Lingkungan Indonesia (PERWAKU) Sumatera Utara, Jagatara serta perguruan tinggi negeri dan swasta se-Kota Medan pada kegiatan “Penanaman Pohon Produktif”. Kegiatan ini dilakukan di Kawasan Puncak Merga Silima, Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang pada Rabu (15 Juli 2026). Abdimas ini diprakarsai oleh DPD Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) Sumut dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) dengan keterlibatan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKM USU. Lembaga yang terlibat DPD Jagatara DPD Sumut, Rumah Briket Medan dan Cendikia Hijau Indonesia. Perguruan Tinggi Negeri yang terlibat sebanyak 2 yaitu Universitas Sumatera Utara (FKM, Fahutan, FMIPA), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara sedangkan perguruan tinggi swasta yang terlibat sebanyak 6 PTS yaitu Institut Kesehatan Sumatera Utara (Inkes Sumut), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia, Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Medan Area (UMA) dan Institut Kesehatan Helvetia. Tema yang diusung pada kegiatan ini yaitu “Bestari (Bakti Edukasi Sehat dan Tata Lingkungan Asri)” yang merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) sebagai implementasi tri dharma perguruan tinggi. Dekan FKM USU Dr. Umi Salmah SKM., M.Kes dalam sambutannya menyampaikan kolaborasi yang dilakukan merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan serta diharapkan dapat memperkuat peran civitas akademika sebagai agen perubahan dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan pencapaian SDGs 13 (Aksi Iklim) dan 15 (Ekosistem Daratan). Melalui kegiatan ini FKM USU berkomitmen dalam mewujudkan kampus berdampak dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan telah sukses menanam sebanyak 600 bibit pohon produktif di Kawasan Puncak Merga Silima.