Medan – FKM USU: Program Studi S1 Gizi FKM USU menyelenggarakan kegiatan Project Based Learning (PjBL) Mata Kuliah Teknologi Pangan pada Rabu, 10 Juni 2026 di Sanggar FKM sebagai implementasi pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan teori, inovasi, dan pengembangan produk pangan. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Zulhaida Lubis, M.Kes. selaku Ketua Program Studi S1 Gizi FKM USU dan dikoordinasikan oleh dosen penanggung jawab mata kuliah, yaitu Risanti Febrine Ropita Situmorang, S.K.M., M.Sc., dan Reni Novia, S.Gz., M.Gz. Melalui pendekatan PjBL, kegiatan ini mendukung capaian pembelajaran Program Studi S1 Gizi agar mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara integratif serta lintas disiplin ilmu dalam memecahkan permasalahan gizi pada tingkat individu, kelompok, dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempresentasikan enam produk inovatif hasil pengembangan mereka, yaitu ANDALIMIE (mi siap masak berbasis tepung sorgum dengan bumbu andaliman), P’Joy Bar (snack bar berbasis es pisang ijo dengan tambahan buah bit dan daun kelor), YOKITA (yogurt dengan cita rasa klepon khas Indonesia), Gumbyy (permen gummy fungsional berbahan ekstrak minuman tradisional bandrek), Lean Rendang (abon bergizi dari ikan tongkol dan ikan caru dengan campuran jamur tiram), serta SOTA Chips (keripik tempe tinggi serat berbasis sorgum, ampas tahu, dan tepung tapioka). Kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui pengembangan pangan bergizi dan SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui inovasi produk pangan fungsional yang mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Selain memperkuat kompetensi akademik di bidang teknologi pangan dan gizi, kegiatan ini juga mendorong kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menghasilkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan gizi di masyarakat.





