Medan – FKM USU: Dosen FKM USU, Dr. Eka Lestari Mahyuni, masuk dalam 10 besar kandidat DPD RI Awards 2026 kategori Inovator Teknologi Kesehatan. Dr. Eka menjadi kandidat asal Sumatera Utara melalui pengembangan berbagai inovasi berbahan dasar tanaman acem-acem. Penetapan 10 besar kandidat dilakukan melalui tahapan seleksi administrasi dan penyaringan 50 besar. Inovasi yang dikembangkan Dr. Eka meliputi sabun cuci tangan berbentuk gel dan krim perawatan kulit berbahan ekstrak acem-acem. Pengembangan sabun tersebut memanfaatkan kandungan saponin serta potensi antimikroba dan antijamur tanaman. Sementara itu, pengembangan krim anti-aging memanfaatkan kandungan antioksidan acem-acem untuk perawatan kulit. Selain produk kebersihan dan perawatan kulit, Dr. Eka mengembangkan biopestisida berbahan ekstrak acem-acem untuk kebutuhan pertanian. Pengembangan ini memanfaatkan potensi tanaman sebagai penolak serangga dan insektisida alami, dengan salah satu pengujiannya ditujukan untuk mengatasi lalat buah. Melalui inovasi tersebut, tanaman yang sebelumnya dianggap sebagai gulma diolah menjadi bahan yang memiliki nilai guna bagi masyarakat, termasuk petani. Keikutsertaan Dr. Eka dalam ajang ini memperlihatkan kontribusi dosen FKM USU dalam mengembangkan riset berbasis sumber daya hayati lokal. Pengembangan riset tersebut sejalan dengan semangat SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui inovasi yang berpotensi mendukung kebersihan dan kesehatan masyarakat, serta SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan pengetahuan ilmiah yang dapat menjadi sumber pembelajaran berbasis penelitian. Selain itu, pemanfaatan tanaman yang sebelumnya dianggap gulma menjadi bahan bernilai guna berkaitan dengan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), terutama dalam mendorong pemanfaatan sumber daya hayati lokal secara bijak dan berorientasi pada keberlanjutan.